Bingung Harus Bertanya Apa? Gunakan Permintaan Bantuan 3 Bagian

Jelaskan hasil yang ingin Anda capai, tunjukkan bagian yang tidak berjalan sesuai harapan, lalu tentukan seberapa jauh bantuan yang Anda perlukan.

Dua orang di Indonesia melihat satu bagian layar laptop sementara orang yang meminta bantuan tetap memegang kendali atas papan ketik.

Artikel ini untuk Anda jika

Anda sedang buntu dalam sebuah tugas dan ingin mendapat bantuan yang jelas tanpa menyerahkan seluruh tugas kepada orang lain.

Setelah membaca, Anda akan mampu

Anda akan dapat membuat permintaan bantuan singkat yang menyebutkan tujuan, menunjukkan masalah dengan jelas, dan menentukan tingkat bantuan yang Anda inginkan.

Kolom chat sudah terbuka. Bagaimana kita menjelaskan masalah tanpa mengirim seluruh ceritanya?

Mungkin kelompok kuliah Anda sedang menunggu file terakhir, atau rekan kerja membalas, “Sebenarnya bagian mana yang bermasalah?”

Anda mulai mengetik penjelasan panjang, menghapus sebagian, lalu tetap ragu apakah orang lain akan mengerti.

Jika permintaan terlalu umum, orang yang membantu harus mencari sendiri inti masalahnya. Jika Anda menyerahkan semuanya, tugas mungkin selesai tetapi bagian yang membuat Anda bingung bisa tetap tidak dipahami.

Ada jalan tengah: buat permintaan cukup kecil untuk dipahami dan cukup lengkap untuk dijawab.

Intinya

  • Mari mulai dari hasil yang ingin kita capai.
  • Mari tunjukkan apa yang kita harapkan, apa yang terjadi, dan apa yang sudah dicoba.
  • Mari jelaskan apakah kita membutuhkan petunjuk, penjelasan, satu contoh, atau bantuan langsung untuk menyelesaikan tugas.

1. Mulai dari hasil yang ingin Anda capai

Saat sebuah tugas sudah lama tidak berjalan dengan benar, mudah sekali memulai cerita dari semua langkah yang sudah terjadi.

Namun, orang yang membantu perlu tahu dulu ke mana Anda ingin sampai.

Bayangkan Anda membantu panitia acara kampus menyelesaikan presentasi dalam file bersama. Grafik terlihat baik saat diedit, tetapi menjadi sulit dibaca setelah file akhir diekspor untuk dikirim ke grup chat panitia.

Anda bisa menulis:

“Slide-nya bermasalah dan saya sudah mencoba banyak hal.”

Atau mulai dengan:

“Saya ingin mengekspor presentasi supaya grafiknya tetap terbaca di file akhir.”

Kalimat kedua memberi tujuan yang jelas. Orang lain jadi lebih mudah membedakan informasi yang penting dari cerita tambahan.

Cara yang sama bisa dipakai untuk tugas kantor atau tim kecil:

“Saya ingin sheet bersama ini hanya menampilkan data bulan ini.”

Ini juga berguna saat Anda sedang belajar:

“Saya ingin memahami mengapa cara ini benar, bukan hanya menyalin jawabannya.”

Anda tidak perlu membuktikan berapa banyak usaha yang sudah dikeluarkan. Anda hanya perlu membuat garis akhirnya terlihat.

Kalimat pembuka sederhana bisa seperti ini:

“Saya sedang mencoba untuk ______.”

Setelah tujuan jelas, bagian lain dari pertanyaan punya arah.

2. Tunjukkan celahnya: yang diharapkan, yang terjadi, yang sudah dicoba

Tujuan yang jelas belum cukup jika orang lain masih harus menebak apa yang sebenarnya tidak berjalan.

Daripada hanya menyampaikan rasa frustrasi, kita bisa menaruh perbedaannya di depan mata.

Misalnya, Anda sedang menyiapkan rekap pesanan bulanan dalam spreadsheet bersama untuk tim toko online kecil. Anda mengganti filter tanggal sebelum tim memeriksa pesanan bulan ini; baris yang terlihat ikut berubah, tetapi angka total di bagian atas tetap sama.

Pisahkan masalahnya menjadi tiga bagian singkat:

Yang diharapkan: Saat memilih bulan ini, saya mengira total akan berubah mengikuti baris yang terlihat.
Yang terjadi: Barisnya berubah, tetapi totalnya tetap.
Yang sudah dicoba: Saya sudah memuat ulang sheet dan memastikan filternya sendiri bekerja.

Sekarang orang yang membantu punya sesuatu yang spesifik untuk diperiksa, bukan hanya kalimat umum seperti, “Totalnya salah.”

Ask Wizard milik Stack Overflow saat ini memakai susunan yang mirip untuk orang yang baru pertama kali mengajukan pertanyaan. Panduannya memisahkan detail masalah dari apa yang sudah dicoba dan hasil yang diharapkan; alat itu dibuat untuk pertanyaan pemrograman, jadi di sini kita hanya meminjam pola komunikasinya, bukan menganggapnya sebagai aturan untuk semua masalah. (Stack Overflow Help Center)

Pola yang sama juga bisa dipakai untuk masalah nonteknis.

Bayangkan seorang rekan membaca slide yang Anda buat untuk rapat mingguan.

Yang diharapkan: Saya ingin slide ini menunjukkan penyebab utama keterlambatan.
Yang terjadi: Pembaca menangkap penyebab yang berbeda.
Yang sudah dicoba: Saya sudah memendekkan teks, tetapi alasan utama masih mudah terlewat.

Pertanyaannya bukan lebih baik karena terdengar lebih formal. Pertanyaannya lebih baik karena perbedaannya terlihat jelas.

3. Tentukan seberapa jauh bantuan yang Anda inginkan

Bahkan setelah masalahnya jelas, orang lain masih bisa memberi bantuan dalam jumlah yang tidak sesuai.

Mereka mungkin mengirim jawaban lengkap padahal Anda hanya menginginkan petunjuk, atau memberi penjelasan panjang ketika Anda hanya membutuhkan perbaikan cepat.

Bayangkan Anda mengikuti pelajaran coding online dari kamar kos atau rumah setelah makan malam. Seorang teman menawarkan kode yang sudah selesai, padahal Anda terutama ingin memahami langkah tempat kode Anda mulai gagal.

Anda bisa meminta petunjuk:

“Bisa tunjukkan bagian pertama yang perlu saya cek?”

Anda bisa meminta penjelasan:

“Bisa jelaskan mengapa bagian ini berubah saat dijalankan?”

Anda bisa meminta satu contoh:

“Bisa tunjukkan satu contoh ini, lalu biarkan saya mencoba yang berikutnya?”

Atau Anda bisa meminta bantuan langsung jika penyelesaian cepat lebih penting:

“Saya perlu menyelesaikan ini hari ini. Bisa bantu memperbaikinya sekarang lalu jelaskan langkah kuncinya setelah itu?”

Permintaan-permintaan itu melayani kebutuhan yang berbeda. Tidak ada satu jenis bantuan yang selalu paling baik.

Sebuah makalah tahun 2011 tentang cara mencari bantuan dalam sistem tutor geometri membahas perbedaan antara bantuan yang ditujukan untuk belajar dan bantuan yang terutama ditujukan untuk menyelesaikan tugas. Dalam dua studi, umpan balik tentang cara meminta bantuan memperbaiki perilaku meminta bantuan selama siswa menggunakan sistem tersebut, dan studi kedua juga menemukan perbaikan perilaku itu saat siswa mengerjakan materi geometri baru pada bulan berikutnya setelah dukungan khusus tersebut berakhir. Penelitiannya dilakukan dalam situasi pendidikan yang sangat khusus, jadi hasil itu tidak membuktikan bahwa satu format pertanyaan akan bekerja untuk semua orang; hasilnya mendukung kesimpulan yang lebih sempit bahwa cara meminta bantuan dapat berubah melalui latihan dan umpan balik dalam setidaknya beberapa situasi belajar. (Roll, Aleven, McLaren dan Koedinger, 2011)

Perbedaan itu juga berguna dalam kehidupan sehari-hari. Kadang Anda memerlukan bantuan langsung, kadang satu penjelasan yang hilang, dan kadang satu contoh lalu ruang untuk melanjutkan sendiri.

Permintaan bantuan yang berguna memiliki tujuan, bukti, dan batas

Ketiga bagian ini paling berguna jika dipakai berurutan. Tujuan memberi arah percakapan, bukti menunjukkan celah yang sebenarnya, dan tingkat bantuan menentukan batas antara bagian orang lain dan bagian yang tetap Anda kerjakan sendiri.

Tanpa tujuan, detail mudah berubah menjadi cerita panjang. Tanpa bukti, orang lain harus menebak. Tanpa batas, Anda bisa mendapat solusi lengkap ketika sebenarnya ingin belajar, atau penjelasan panjang ketika hanya perlu perbaikan cepat.

Jika digabungkan, pesannya bisa tetap singkat:

“Saya ingin total bulanan ini mengikuti filter tanggal. Barisnya berubah tetapi totalnya tidak, dan saya sudah memuat ulang sheet serta mengecek filternya. Bisa jelaskan apa yang perlu saya periksa berikutnya tanpa memperbaiki seluruh file untuk saya?”

Pertanyaannya tidak perlu sempurna. Yang penting, langkah berikutnya menjadi jelas bagi Anda dan orang yang membantu.

Mari mendekat pada diri yang ingin Anda bangun

  • Mari mulai permintaan bantuan berikutnya dengan satu kalimat tentang hasil yang ingin kita capai.
  • Mari buat celahnya terlihat dengan tiga baris: yang diharapkan, yang terjadi, dan yang sudah dicoba.
  • Mari tentukan jenis bantuan yang cocok untuk situasi ini sebelum orang lain mengambil alih tugasnya.