Cara Menjelaskan Jeda Karier Saat Wawancara Tanpa Terlalu Banyak Membagikan Hal Pribadi
Siapkan penjelasan yang singkat dan jujur, lalu siapkan jawaban terpisah untuk pertanyaan lanjutan agar pembicaraan tetap kembali pada pekerjaan.
Artikel ini untuk Anda jika
Anda sedang mempersiapkan wawancara di Indonesia setelah beberapa waktu tidak menjalani pekerjaan berbayar dan ingin menjelaskan jeda karier tanpa membagikan rincian pribadi yang tidak ingin Anda ceritakan.
Setelah membaca, Anda akan mampu
Anda dapat memberikan penjelasan singkat dan jujur tentang jeda karier serta menjawab pertanyaan pribadi lanjutan sambil mengarahkan kembali pembicaraan pada pekerjaan.
Jawaban Anda terus bertambah panjang. Bisakah kita menentukan di mana harus berhenti?
Bayangkan Anda sedang berlatih di meja makan. Jawaban Anda dimulai dengan, “Saya sempat tidak bekerja dalam pekerjaan berbayar karena alasan pribadi.”
Lalu Anda menambahkan apa yang terjadi. Anda menjelaskan siapa yang terlibat dan mengapa keadaan itu berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan.
Anda berhenti membaca. Sebenarnya, Anda tidak ingin menceritakan semua itu kepada pewawancara. Namun, menghapus bagian-bagian tersebut mungkin terasa seperti menyembunyikan sesuatu.
Mari kita siapkan dua jawaban, bukan satu jawaban yang terus memanjang: penjelasan singkat yang mengarah kembali ke pekerjaan, serta jawaban terpisah jika muncul pertanyaan pribadi lanjutan.
Tujuannya adalah mengurangi rincian yang tidak ingin Anda bagikan, bukan mengganti cerita dengan cerita lain.
- Mari kita pilih pembuka yang jujur dengan tingkat rincian yang nyaman bagi Anda.
- Mari kita hubungkan jawaban itu dengan pekerjaan ini tanpa mengarang pencapaian atau membuat janji yang tidak dapat Anda penuhi.
- Mari kita siapkan jawaban lanjutan yang memisahkan rincian pribadi dari pertanyaan tentang pekerjaan.
1. Tentukan seberapa banyak yang ingin Anda sampaikan tanpa mengubah apa yang terjadi
Mungkin kalimat yang umum terasa seperti menghindari pertanyaan, sedangkan penjelasan lengkap terasa terlalu pribadi.
National Careers Service di Inggris menyarankan agar orang bersikap jujur dan siap menjelaskan jeda dalam riwayat kerja. Itu dapat menjadi titik awal: pilih kata-kata yang sesuai dengan apa yang benar-benar terjadi, bukan alasan yang hanya terasa lebih mudah untuk dibicarakan. (nationalcareers.service.gov.uk)
Sesuai keadaan Anda, pembuka dapat berbunyi:
“Saya sempat tidak bekerja dalam pekerjaan berbayar karena alasan pribadi.”
Atau, jika Anda nyaman menyebut alasan secara umum:
“Saya sempat tidak bekerja dalam pekerjaan berbayar karena tanggung jawab keluarga.”
Keduanya adalah pilihan, bukan label yang dapat dipakai tanpa melihat kenyataan. Kalimat kedua menyebut alasan tanpa menyebut siapa orangnya atau menjelaskan keadaan mereka. Kalimat pertama lebih umum, tetapi jangan sampai memberi gambaran yang tidak benar tentang alasan Anda tidak bekerja.
Untuk jeda yang berkaitan dengan disabilitas atau kesehatan, layanan yang sama secara khusus menyarankan agar Anda hanya membagikan hal yang nyaman untuk Anda bicarakan, bukan semuanya. (nationalcareers.service.gov.uk)
Kembali ke lembar latihan Anda. Anda dapat menghapus rincian yang ingin tetap pribadi. Setelah itu, periksa arti kalimat yang tersisa. Apakah masih menggambarkan jeda tersebut dengan tepat? Apakah kalimat itu seolah mengatakan bahwa jeda tersebut merupakan pilihan Anda, padahal bukan? Misalnya, “Saya tidak bekerja dengan upah untuk sementara waktu” tidak membuat klaim seperti “Saya memilih untuk mengambil waktu jeda dari pekerjaan.”
Anda sedang menentukan di mana penjelasan berhenti, bukan menulis ulang penyebabnya.
2. Hubungkan jawaban dengan pekerjaan ini, bukan dengan akhir cerita yang dibuat sempurna
Anda mungkin merasa perlu melanjutkan alasan tersebut dengan kursus, proyek, atau pencapaian agar masa jeda terlihat produktif.
Anda tidak perlu mengarangnya. Dalam panduan wawancara tentang jeda karier, toolkit pemerintah Inggris untuk orang yang kembali ke dunia kerja menyebutkan bahwa jika tidak ada pengalaman selama masa jeda yang menurut Anda tepat untuk dibagikan, Anda dapat langsung beralih ke apa yang Anda inginkan sekarang. (gov.uk)
Mari kita buat kalimat berikutnya tentang pekerjaan yang sedang Anda lamar. National Careers Service menyarankan untuk membaca deskripsi pekerjaan dan mempersiapkan diri berdasarkan keterampilan serta pengalaman yang diminta. (nationalcareers.service.gov.uk)
Untuk wawancara pekerjaan layanan pelanggan, jawaban lengkap dapat terdengar seperti ini, selama setiap bagian memang benar bagi Anda:
“Saya sempat tidak bekerja dalam pekerjaan berbayar karena alasan pribadi. Sekarang saya ingin kembali ke pekerjaan layanan pelanggan karena saya senang membantu orang menyelesaikan masalah praktis. Dalam pekerjaan saya sebelumnya, saya menangani pertanyaan pelanggan. Saya dapat bekerja sesuai jam kerja yang tercantum dalam lowongan ini.”
Kalimat pertama menjelaskan jeda secara umum. Kalimat berikutnya menyebut minat Anda, pengalaman yang berkaitan, dan ketersediaan Anda. Tidak ada bagian yang mengharuskan Anda menceritakan kehidupan pribadi secara rinci.
Ganti jenis pekerjaan, tanggung jawab, dan jam kerja dengan fakta Anda sendiri. Ketersediaan bukan bukti bahwa Anda memiliki semua keterampilan yang dibutuhkan. Jika kemudian ditanya tentang kemampuan Anda, jawablah pertanyaan itu berdasarkan keadaan yang sebenarnya.
Berhati-hatilah dengan kalimat seperti, “Sekarang semuanya sudah selesai.” Jangan menambahkan akhir yang rapi jika keadaan Anda sebenarnya belum seperti itu.
Jika tanggung jawab pribadi masih berjalan, jelaskan pengaturan kerja yang benar-benar dapat Anda jalani. Jika jadwal kerja belum jelas, Anda dapat menanyakannya sebelum menjanjikan ketersediaan. Siap untuk pengaturan kerja tertentu berbeda dengan mengatakan bahwa Anda tidak lagi memiliki tuntutan pribadi apa pun.
Setelah bagian-bagian itu jelas, berhentilah. Penjelasan pribadi yang lebih panjang tidak perlu masuk ke jawaban yang Anda siapkan.
3. Siapkan jawaban tersendiri untuk pertanyaan pribadi lanjutan
Sekarang mari kita latih pertanyaan yang mungkin Anda khawatirkan:
“Apa alasan pribadi itu?”
Anda dapat menyiapkan jawaban terpisah seperti:
“Saya lebih memilih untuk menjaga rincian pribadi tersebut tetap pribadi. Saya dengan senang hati dapat membahas ketersediaan saya dan tanggung jawab dalam pekerjaan ini.”
Kalimat ini menyampaikan batas yang Anda pilih tanpa membuat alasan baru. Kalimat itu juga memberi arah yang jelas agar pembicaraan kembali ke pekerjaan.
Perhatikan pertanyaan berikutnya dengan saksama. Pertanyaan tentang apakah Anda dapat bekerja pada jadwal tertentu berbeda dengan permintaan untuk menceritakan rincian pribadi atau keluarga. Jawablah pertanyaan tentang pekerjaan dengan tepat. Jangan menggunakan jawaban tentang privasi untuk memberi kesan bahwa Anda memiliki ketersediaan yang sebenarnya tidak Anda miliki.
Jika pertanyaannya tetap bersifat pribadi, Anda dapat mengulang batas yang sama daripada membuat penjelasan baru.
Latih jawaban awal dan jawaban lanjutan secara berurutan. National Careers Service menyarankan untuk berlatih menjawab pertanyaan wawancara, termasuk bersama seseorang yang Anda percaya. (nationalcareers.service.gov.uk)
Dalam latihan ini, mintalah orang tersebut mengajukan satu pertanyaan pribadi lanjutan. Ucapkan jawaban yang sudah Anda siapkan, lalu berhenti sejenak. Perhatikan apakah Anda mulai menambahkan rincian setelah kalimat sebenarnya sudah selesai.
Jika iya, kembali ke kalimat yang lebih singkat. Yang sedang Anda latih bukan jawaban yang sempurna, melainkan kemampuan mengenali titik ketika Anda memang ingin berhenti.
Tidak ada pilihan kata yang dapat menjamin bagaimana pewawancara akan merespons. Contoh-contoh ini membahas percakapan, bukan kewajiban hukum untuk mengungkapkan informasi. Jika Anda perlu mengetahui informasi apa yang wajib disampaikan untuk pekerjaan tertentu, carilah panduan yang sesuai dengan negara dan jenis pekerjaan Anda.
Bagaimana ketiga bagian ini saling terhubung
Pembuka Anda menjelaskan waktu ketika Anda tidak bekerja. Kalimat berikutnya memberi arah yang berguna bagi percakapan: minat Anda pada pekerjaan ini dan hal yang secara realistis dapat Anda tawarkan sekarang.
Jawaban lanjutan yang terpisah penting karena pembuka yang singkat saja belum mempersiapkan Anda menghadapi pertanyaan pribadi berikutnya. Jawaban itu memberi Anda kata-kata untuk mempertahankan batas yang Anda pilih sambil tetap menjawab pertanyaan tentang pekerjaan.
Anda tidak sedang menolak setiap pertanyaan tentang jeda karier. Anda sedang memisahkan percakapan kerja yang jujur dari cerita pribadi yang lebih lengkap.
Mari mendekat pada diri yang ingin Anda bangun
- Mari kita pertahankan satu pembuka yang benar dan menghapus rincian yang tidak ingin Anda bagikan.
- Mari kita periksa kalimat berikutnya terhadap pekerjaan ini, terutama setiap janji tentang jam kerja.
- Mari kita ucapkan jawaban lanjutan sekali dan berlatih berhenti tanpa menambahkan penjelasan pribadi lain.
Jawaban Anda boleh singkat karena Anda memilihnya dengan hati-hati, bukan karena Anda mengubah apa yang terjadi.
Sebelumnya: [Artikel sebelumnya — Indonesia, id-ID]
Berikutnya: [Artikel berikutnya — Indonesia, id-ID]
Cara Menghubungi Kembali Mantan Rekan Kerja Tanpa Terkesan Sedang Meminta Pekerjaan
Cara Membangun Kembali Kepercayaan Setelah Melewati Tenggat Kerja
Apakah Anda Ingin Melakukan Pekerjaan Itu—atau Menyukai Bayangan Menjadi Orang yang Menjalaninya?